Air radiator bertugas penting untuk membuat mesin selalu bekerja pada temperatur ideal.
Sistem pendingin yang baik akan membuat temperatur air radiator tetap berada di 80-90 derajat.
Akan tetapi, kerap kali kita temui air radiator berkurang baik di tabung reservoir maupun di radiator itu sendiri.
Mobil yang memiliki jam terbang tinggi memang wajar kalau air radiator sedikit berkurang.
Ternyata air radiator yang berkurang tapi tidak ditambahkan bisa bikin bahaya pada mesin.
Mesin yang mengalami overheat ini dikarenakan air radiator yang berkurang.
“Bisa bikin bahaya karena dampak overheat bisa bikin silnder head dan blok melengkung bahkan piston bisa baret,” jelasnya.
Oleh karena itu, disarankan melakukan pengecekan air radiator setiap ingin melakukan perjalanan.
“Enggak perlu harus selalu dibuka tutup radiatornya, cek dari tabung reservoir saja sudah cukup,” terangnya.
Pastikan air radistor di tabung reservoir selalu berada di batas upper level.
Itulah dampak berbahaya jika mesin kekurangan air radiator.
Sumber : gridoto
Astra Daihatsu Purwakarta
Jl. Laks. Laut RE. Martadinata No.39, Nagri Tengah,
Kec. Purwakarta, Kab. Purwakarta, Jawa Barat.